Subak Dari Bali Ditetapkan Sebagai Warisan Dunia

Subak khirnya resmi menyandang status warisan dunia oleh UNESCO melalui upacara pengukuhan yang berlangsung pada 24 September 2012 di Pura Taman Ayun, Kabupaten Badung, Bali. Subak yakni sistem pengelolaan pendistribusian fatwa irigasi pertanian khas masyarakat Bali. Sistem ini sudah dikenal semenjak ratusan tahun yang kemudian dan terbukti bisa meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat Bali. Melalui sistem Subak, para petani mendapat jatah air sesuai ketentuan yang diputuskan dalam musyawarah warga.

Subak yakni salah satu bentuk demokrasi tertua di dunia. Dalam sistem pengairan Subak, pembagian air untuk persawahan, pura atau tempat ibadat, dan bagi masyarakat memakai filosofi demokratis, yang tidak mengambil dari luar, tetapi menggali dari dalam negeri sendiri. Subak lima kabupaten di Bali, mencakup Kabupaten Badung, Tabanan, Gianyar, Bangli, dan Buleleng. Kawasan ini juga mencakup situs Pura Taman Ayun, Pura Ulun Danau Batur dan Danau Batur, daerah fatwa sungai Pakerisan, serta tempat Catur Angga Batukaru.

Subak bagi maadminrakat Bali bukan hanya sekedar sistem irigasi, melainkan juga merupakan filosofi kehidupan bagi rakyat Bali itu sendiri. Dalam pandangan masyarakat Bali, Subak yakni cerminan eksklusif dari filosofi dalam agama Hindu Tri Hita Karana (tiga penyebab kebaikan), yang mempromosikan kekerabatan yang serasi antara individu dengan alam semangat (parahyangan), dunia insan (pawongan), dan alam (palemahan).

Subak mencerminkan keharmonisan alam dengan manusia, insan dengan manusia, dan insan dengan penciptanya. Lanskap budaya Subak di Bali ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia pada sidang Komite Warisan Dunia ke-36 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) di Saint Petersburg, Rusia, pada tanggal 29 Juni 2012. Penetapan itu merefleksikan ratifikasi dunia terhadap nilai luar biasa dan universal Subak sehingga dunia ikut melindunginya. Itu sekaligus ratifikasi Subak sebagai satu kekayaan budaya orisinil bangsa Indonesia.

Hubungan alasannya jawaban yang kemudian terjadi pada kehidupan masyarakat di Bali dengan adanya subak yakni sebagai berikut.
 Subak khirnya resmi menyandang status warisan dunia oleh UNESCO melalui upacara pengukuha Subak dari Bali Ditetapkan sebagai Warisan Dunia
Kesimpulan : Teknologi pengairan Subak menjadikan semua sawah di Tabanan mendapat air, sehingga seluruh sawah tumbuh subur yang menjadikan rakyat Tabanan hidup sejahtera. Ternyata sebuah teknologi akan menawarkan efek kepada kehidupan masyarakatnya.
Subak Dari Bali Ditetapkan Sebagai Warisan Dunia Subak Dari Bali Ditetapkan Sebagai Warisan Dunia Reviewed by dannz on 11:18 PM Rating: 5